Skip to content
en
Indonesia IDR
Mar 28, 2026 - borneo digital
That's Simple! Cara Paling Mudah Memahami Aperture untuk Pemula
Share:
That's Simple! Cara Paling Mudah Memahami Aperture untuk Pemula

Borneodigital.co.idKalau kamu baru mulai belajar fotografi, istilah aperture pasti sering terdengar dan mungkin terasa cukup membingungkan. Padahal, sebenarnya konsep ini adalah salah satu yang paling penting sekaligus paling mudah dipahami jika dijelaskan dengan sederhana.

Bayangkan aperture seperti lubang di dalam lensa kamera. Lubang ini bisa terbuka lebar atau menyempit, dan fungsinya adalah mengatur seberapa banyak cahaya yang masuk ke sensor kamera. Semakin besar bukaannya, semakin banyak cahaya yang masuk. Sebaliknya, semakin kecil bukaannya, semakin sedikit cahaya yang diterima.

 

Memahami Angka f (f-number)

Aperture ditulis dalam bentuk seperti f/1.8, f/2.8, f/5.6, hingga f/16. Di sinilah banyak pemula sering tertukar karena logikanya memang terbalik:

  • f kecil (f/1.8): bukaan besar → cahaya banyak → background blur (bokeh)

  • f besar (f/16): bukaan kecil → cahaya sedikit → gambar lebih tajam keseluruhan

 

Kenapa bisa begitu? Karena angka “f” sebenarnya adalah hasil pembagian panjang fokus lensa. Jadi:

  • f/2 = 1/2 (besar)

  • f/16 = 1/16 (kecil)

 

Artinya, semakin kecil angka f, semakin besar bukaan lensanya. Hal tersebut juga bisa menggunakan analogi potongan kue. Kue yang dipotong 1/2 akan lebih besar dibandingkan dengan 1/16.

 

Pengaruh Aperture ke Hasil Foto

Bagian Satu – Kamera – Fotografi Jules

Aperture tidak hanya mempengaruhi terang atau gelapnya foto, tapi juga menentukan depth of field (kedalaman fokus).

  • f/1.8 hingga f/2.8: fokus sempit cocok untuk foto portrait (background blur)

  • f/4 hingga f/8: fokus sedang cocok untuk foto sehari-hari

  • f/11 hingga f/16: fokus luas cocok untuk landscape (tajam dari depan ke belakang)

 

Efek blur pada background ini dikenal dengan istilah bokeh, yang sering digunakan untuk membuat foto terlihat lebih estetik dan profesional.

 

 Urutan f-stop yang Perlu Diketahui

Aperture memiliki urutan standar:
f/1.4 → f/2 → f/2.8 → f/4 → f/5.6 → f/8 → f/11 → f/16

Setiap naik satu level, cahaya berkurang setengah dan area fokus bertambah luas. Sebaliknya, jika turun satu level cahaya bertambah dua kali lipat dan area fokus menjadi lebih sempit.

 

Tips Praktis untuk Pemula

  • Ingin foto orang (portrait)? Gunakan f kecil (f/1.8 – f/2.8) untuk efek blur

700.000+ Foto Portrait Terbaik · Unduh Gratis 100% · Foto Stok Pexels
  • Foto pemandangan? Gunakan f besar (f/8 – f/16) agar semua tajam

Foto Pemandangan yang indah - Unduh Gambar Berkualitas Tinggi Gratis |  Freepik
  • Dalam kondisi gelap? Gunakan f kecil supaya foto lebih terang tanpa harus menaikkan ISO terlalu tinggi

Keadaan gelap Stok Foto, Keadaan gelap Gambar Bebas Royalti | DepositPhotos


So, Aperture adalah salah satu kunci utama dalam fotografi yang sangat mempengaruhi hasil akhir foto. Dengan memahami hubungan antara angka f, cahaya, dan fokus, kamu bisa lebih mudah mengontrol hasil jepretan sesuai keinginan.

 

Ingat rumus simpel ini:
Angka kecil = terang & blur, angka besar = gelap & tajam

 

Kalau kamu sudah memahami aperture, kamu sudah selangkah lebih dekat untuk menghasilkan foto yang lebih profesional!

 

Source: snapshot.asia.canon

 

Ingin belanja keperluan kamera, audio, studio, dll? di Borneo Digital aja! tersedia di cabang Banjarmasin dan Palangkaraya. Tetap pantengi informasi dan penawaran terbaru di website resmi kami: borneodigital.co.id

Drawer Title

WA Banjarmasin 081253143458

WA Palangka Raya 081250070875

Similar Products