Borneodigital.co.id - Godox kembali memperbarui lini flash bergaya retro mereka melalui peluncuran Godox Lux Junior II, sebuah flash eksternal yang mempertahankan desain klasik khas kamera analog namun dibekali berbagai teknologi modern untuk kebutuhan fotografi masa kini. Dibanding generasi sebelumnya, Lux Junior II hadir dengan peningkatan signifikan, mulai dari desain dual-axis, dukungan TTL Auto Flash, baterai isi ulang, hingga receiver wireless 2.4GHz yang membuatnya semakin fleksibel digunakan baik oleh fotografer digital maupun pengguna kamera film.

Salah satu perubahan terbesar pada Lux Junior II adalah hadirnya mekanisme dual-axis yang memudahkan fotografer melakukan teknik bounce flash. Bodinya dapat diputar hingga 180 derajat, sementara kepala flash dapat dimiringkan dari 0 hingga 90 derajat dengan beberapa posisi penguncian. Desain ini memungkinkan pencahayaan tetap optimal baik saat memotret dalam orientasi horizontal maupun vertikal. Hasilnya adalah cahaya yang lebih lembut, natural, dan minim bayangan keras, sehingga sangat cocok untuk fotografi portrait, dokumentasi, hingga street photography.
Godox juga menghadirkan Hybrid Hot Shoe yang membuat satu unit Lux Junior II kompatibel dengan berbagai merek kamera sekaligus. Versi standar dapat digunakan pada Canon, Nikon, Fujifilm, OM SYSTEM, dan Panasonic, sedangkan Lux Junior II S dirancang khusus untuk pengguna kamera Sony. Kehadiran hot shoe hybrid ini menjadi solusi praktis bagi fotografer yang menggunakan lebih dari satu sistem kamera tanpa harus membeli flash berbeda.

Dari sisi performa, Lux Junior II kini telah mendukung TTL (Through The Lens) Auto Flash yang secara otomatis mengukur pencahayaan dan menyesuaikan kekuatan flash agar eksposur tetap akurat. Fitur ini sangat membantu fotografer pemula karena tidak perlu lagi melakukan pengaturan manual yang rumit. Selain TTL, tersedia pula Mode Manual (M), Multi Flash, Front Curtain Sync, Rear Curtain Sync, serta High-Speed Sync hingga 1/8000 detik, memberikan keleluasaan bagi fotografer profesional untuk berkreasi dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Menariknya, Godox tidak melupakan para pecinta kamera analog. Lux Junior II tetap mempertahankan AUTO Flash Mode yang sangat berguna untuk kamera film. Flash ini menggunakan sensor metering internal yang secara otomatis menyesuaikan output cahaya berdasarkan kombinasi ISO dan aperture kamera. Selain itu, tersedia port sinkronisasi 2,5 mm (PC Sync) sehingga kompatibel dengan berbagai kamera film yang masih menggunakan koneksi sinkronisasi kabel.

Peningkatan lainnya adalah hadirnya receiver wireless 2.4GHz yang kompatibel dengan ekosistem Godox X System. Dengan fitur ini, Lux Junior II dapat digunakan sebagai off-camera flash ketika dipasangkan dengan transmitter Godox yang kompatibel. Pengaturan multi-light menjadi lebih mudah tanpa harus menggunakan kabel tambahan. Flash ini mendukung 32 channel, empat grup (A, B, C, dan D), serta optical triggering untuk kebutuhan pencahayaan yang lebih kompleks.

Godox juga mengganti sistem dayanya dengan baterai lithium internal 7,4V 700mAh yang dapat diisi ulang melalui USB-C. Dalam sekali pengisian penuh, Lux Junior II mampu menghasilkan sekitar 400 kali full-power flash dengan recycle time hanya sekitar 1,5 detik. Guide Number sebesar GN18 (ISO 100) membuat flash ini cukup bertenaga untuk kebutuhan fotografi sehari-hari, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.
Untuk mendukung kreativitas, Godox menyertakan aksesoris filter magnetik MA02, yang terdiri dari diffuser, filter orange penuh, dan filter orange setengah. Pengguna juga dapat membeli filter warna tambahan secara terpisah untuk menghasilkan efek pencahayaan yang lebih artistik sesuai kebutuhan pemotretan.
Meski fiturnya jauh lebih lengkap, Lux Junior II tetap mempertahankan desain retro yang menjadi ciri khas seri Lux. Bodinya dapat dilipat rata sehingga mudah disimpan di dalam tas kamera atau bahkan saku jaket. Dengan bobot hanya sekitar 153 gram, flash ini menjadi teman ideal bagi fotografer yang sering bepergian atau mengutamakan perlengkapan ringan.

Godox menawarkan Lux Junior II dan Lux Junior II S dengan harga sekitar US$79 atau sekitar Rp1,3 jutaan (belum termasuk pajak dan biaya impor). Dengan kombinasi desain klasik, kompatibilitas lintas merek kamera, dukungan TTL, wireless receiver, hingga kemampuan bounce flash yang jauh lebih fleksibel, Lux Junior II menjadi salah satu pilihan flash retro paling menarik di kelasnya untuk fotografer digital maupun pecinta kamera film.
Source: Godox, petapixel.com