Borneodigital.co.id - Ricoh Imaging resmi merilis pembaruan firmware terbaru untuk lini Ricoh GR IV dan Ricoh GR IV HDF, yang kini menghadirkan fitur electronic shutter pada model GR IV standar. Fitur ini sebelumnya sudah tersedia lebih dulu pada GR IV HDF dan Ricoh GR IV Monochrome.
Dengan firmware versi 1.11, GR IV kini mampu menggunakan electronic shutter untuk mencapai kecepatan rana hingga 1/16.000 detik, melampaui batas mechanical shutter yang sebelumnya mentok di 1/4000 detik (bahkan lebih rendah pada aperture tertentu). Kehadiran electronic shutter ini sangat membantu saat memotret di kondisi cahaya terang dengan aperture besar seperti f/2.8 tanpa harus khawatir overexposure.
Namun demikian, penggunaan electronic shutter tetap memiliki risiko rolling shutter, terutama saat memotret subjek bergerak cepat seperti kendaraan atau olahraga. Distorsi garis miring bisa saja muncul dalam kondisi tertentu. Meski begitu, untuk street photography dan penggunaan kasual yang menjadi ciri khas seri GR, fitur ini jelas menjadi peningkatan signifikan.
Perbedaan utama antar model tetap menjadi daya tarik tersendiri. GR IV HDF hadir dengan Highlight Diffusion Filter (HDF) bawaan yang memberikan efek lembut dan dreamy pada highlight, menggantikan ND filter yang ada di GR IV standar. Sementara itu, GR IV Monochrome dirancang khusus untuk fotografi hitam putih dengan filter merah fisik internal yang memberikan kontras dramatis, mirip pengalaman fotografi analog klasik.
Di Indonesia, harga resmi untuk Ricoh GR IV HDF dibanderol Rp 26.300.000, sedangkan Ricoh GR IV Monochrome berada di angka Rp 37.900.000. Dengan pembaruan firmware ini, lini GR IV semakin solid sebagai kamera compact premium untuk fotografer street, travel, dan dokumenter yang mengutamakan kualitas gambar dalam bodi ringkas.
Ricoh Imaging resmi merilis pembaruan firmware terbaru untuk lini Ricoh GR IV dan Ricoh GR IV HDF, yang kini menghadirkan fitur electronic shutter pada model GR IV standar. Fitur ini sebelumnya sudah tersedia lebih dulu pada GR IV HDF dan Ricoh GR IV Monochrome.
Dengan firmware versi 1.11, GR IV kini mampu menggunakan electronic shutter untuk mencapai kecepatan rana hingga 1/16.000 detik, melampaui batas mechanical shutter yang sebelumnya mentok di 1/4000 detik (bahkan lebih rendah pada aperture tertentu). Kehadiran electronic shutter ini sangat membantu saat memotret di kondisi cahaya terang dengan aperture besar seperti f/2.8 tanpa harus khawatir overexposure.
Namun demikian, penggunaan electronic shutter tetap memiliki risiko rolling shutter, terutama saat memotret subjek bergerak cepat seperti kendaraan atau olahraga. Distorsi garis miring bisa saja muncul dalam kondisi tertentu. Meski begitu, untuk street photography dan penggunaan kasual yang menjadi ciri khas seri GR, fitur ini jelas menjadi peningkatan signifikan.
Perbedaan utama antar model tetap menjadi daya tarik tersendiri. GR IV HDF hadir dengan Highlight Diffusion Filter (HDF) bawaan yang memberikan efek lembut dan dreamy pada highlight, menggantikan ND filter yang ada di GR IV standar. Sementara itu, GR IV Monochrome dirancang khusus untuk fotografi hitam putih dengan filter merah fisik internal yang memberikan kontras dramatis, mirip pengalaman fotografi analog klasik.
Di Indonesia, harga resmi untuk Ricoh GR IV HDF dibanderol Rp 26.300.000, sedangkan Ricoh GR IV Monochrome berada di angka Rp 37.900.000. Dengan pembaruan firmware ini, lini GR IV semakin solid sebagai kamera compact premium untuk fotografer street, travel, dan dokumenter yang mengutamakan kualitas gambar dalam bodi ringkas.
Source: Ricoh, petapixel.com
Ingin membeli Produk dari Ricoh? atau belanja keperluan kamera, audio, studio, dll? di Borneo Digital aja! tersedia di cabang Banjarmasin dan Palangkaraya. Tetap pantengi informasi dan penawaran terbaru di website resmi kami: borneodigital.co.id