Borneodigital.co.id - Honor resmi meluncurkan Honor Robot Phone di China dengan membawa pendekatan berbeda terhadap fotografi dan videografi smartphone. Tidak hanya mengandalkan spesifikasi kamera beresolusi tinggi, smartphone ini menjadi perhatian karena menghadirkan gimbal mekanis 4-DoF terintegrasi sekaligus menjadi smartphone pertama yang mengadopsi teknologi ARRI color science dalam image processing pipeline.

Salah satu fitur yang paling menarik adalah ARRI Cinema Mode. Melalui mode ini, kamera utama Honor Robot Phone mampu merekam video 10-bit ARRI LogC3 yang dipadukan dengan ARRI Wide Gamut 3 dan ARRI Looks yang dapat dipratinjau secara real-time. Honor menyebut hasil rekaman dapat langsung masuk ke alur kerja seperti DaVinci Resolve menggunakan ARRI LUT, sehingga memberikan fleksibilitas lebih besar bagi kreator dalam proses color grading.
Kolaborasi dengan ARRI juga menjadi bagian penting dari sistem kamera smartphone ini. Menurut Honor, perangkat telah dikalibrasi bersama ARRI agar dapat menggunakan LUT yang sama seperti kamera ALEXA dan menghasilkan karakter gambar yang serupa. Meski demikian, performa sebenarnya masih perlu diuji lebih jauh, terutama terkait bitrate dan dynamic range terukur. Honor sendiri mengklaim kamera ini mampu mencapai hingga 14 stop dynamic range.

Dari sisi perangkat keras, Honor Robot Phone membawa tiga kamera. Kamera utamanya menggunakan sensor 200 MP berukuran 1/1,28 inci dengan aperture f/1.6 yang ditempatkan pada lengan gimbal. Kamera tersebut ditemani kamera telefoto periskop 200 MP dengan pembesaran optik 2,7x serta kamera ultrawide 50 MP dengan bidang pandang 122 derajat.
Sistem gimbalnya bernama Titanium Agile Gimbal. Honor mengklaim mekanisme ini menggunakan lebih dari 100 komponen presisi, melalui lebih dari 60 proses manufaktur, dan didukung lebih dari 100 paten. Sistem tersebut menawarkan sejumlah mode, termasuk Tilt Lock, First Person View (FPV), FPV Vertical, dan AI SpinShot.

Untuk kebutuhan pembuatan konten, fitur AI juga menjadi bagian penting. Mode YOYO Robot Mode memanfaatkan pengenalan gestur, persepsi multimodal, serta pelacakan sumber suara untuk membantu mengikuti subjek secara otomatis. Hal ini memungkinkan penggunaan yang lebih praktis ketika melakukan vlogging, livestreaming, atau panggilan video tanpa harus selalu memegang perangkat.
Di luar kemampuan kameranya, Honor Robot Phone tetap hadir sebagai smartphone flagship dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai silicon-carbon 7.060 mAh, pengisian daya 120 W melalui kabel dan 50 W secara nirkabel, serta layar LTPO OLED 6,31 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz.
Honor Robot Phone dibanderol mulai RMB 9.999 (Rp26.326.000) untuk konfigurasi 12 GB RAM dan 512 GB penyimpanan, sementara varian 16 GB RAM dan 1 TB dihargai RMB 12.999 (Rp34.225.000). Namun, untuk saat ini belum ada rencana peluncuran internasional secara luas.
Kehadiran Honor Robot Phone menunjukkan bahwa persaingan kamera smartphone mulai bergerak lebih jauh dari sekadar mengejar resolusi megapiksel. Dengan kombinasi gimbal mekanis, kemampuan AI, serta pipeline warna ARRI, Honor mencoba menjadikan smartphone bukan hanya perangkat komunikasi, tetapi juga alat produksi video yang semakin serius.
Source: Honor, redsharknews.com
Dapatkan update informasi di Borneo Digital! Belanja seluruh keperluan kamera, audio, hingga studio, dan nikmati penawaran promo menarik dari kami.
Produk ini akan tersedia di cabang Banjarmasin dan Palangkaraya.
Selalu perbarui informasi dan dapatkan penawaran terbaru melalui situs resmi kami: www.borneodigital.co.id